Sabtu, 15 Desember 2012

I Love Harry Edward Styles :)

I confused. What should I write on my blog now? I just wanna tell you about my favorite singer. He's Harry Edward Styles. I very very love him. His face, his voice, his smile can making me melted. Oh My God. I speechless. I love Harry so much :)
This is His pictures :

Ohhhh... his lips :)

Oh My God... He's very sexy!

Ohh Harry, you're so cute :)

He's very cool <3

This is his boyband. ONE DIRCTION :)


This is his Twitter : https://twitter.com/Harry_Styles

I LOVE HARRY STYLES <3 :)




Jumat, 07 Desember 2012

Just takes sacrifice

Pengorbanan. Pengorbanan sangat dibutuh untuk mendapatkan sesuatu. Jika ingin mendapatkan sesuatu yang bersifat abadi, harus rela berkorban.
Berkorban bukan hanya untuk memperjuangkan cinta. Tapi pengorbanan juga dibutuhkan untuk memperjuangkan harapan, keinginan, dan cita-cita.
Hidup tanpa pengorbanan itu hambar. Bagaikan masakan tanpa garam. Hidup harus disertai pengorbanan. Pengorbanan waktu, pengorbanan kesenangan duniawi, pengorbanan sesuatu yang dianggap penting.
Itu pulalah yang harus aku hadapi. Sama seperti halayak yang lain, demi mencapai sesuatu yang diinginkan dengan positive, harus berkorban.
Seribu jalan menuju Roma. Beribu-ribu jalan menuju kesuksesan. Namun bedanya denganku, beribu-ribu cobaan yang akan menghadang. Dan jika aku tidak mengorbankan sesuatu yang bersifat negative didiriku, maka masa depanku akan hitam.
Hanya di perlukan pengorbanan. Just takes sacrifice

Senin, 03 Desember 2012

Hadir dengan Frekuensi yang Lebih Besar

Yang dapat mempertahankan suatu kerajaan adalah benteng pertahannya. Benteng pertahan bukan hanya berupa bangunan, namun juga para prajurit.
Dalam kerajaan percintaan ada juga benteng pertahanan. Benteng pertahanan yang ku gunakan saat ini bukan untuk mempertahankan cintaku, namun untuk mempertahankan aku bisa melupakannya. Mempertahankan untuk tak memikirkannya setiap saat, setiap jam, setiap menit, setiap detik, setiap aku bernapas. Mempertahankan untuk tak mengucapkan namanya dalam hatiku, dalam otakku, dalam keseharianku. Mempertahankan untuk tak mengingat wajahnya, tingkahnya, perkataannya, suaranya setiap kali aku berdiam diri. Mempertahankan untuk tak menyayangi dia disetiap denyut nadiku. Mempertahankan untuk mengubur perasaanku, hatiku, dan cintaku padanya.
Namun apa jadinya jika benteng pertahanan kerajaan percintaanku hancur? Yah, dia memang benar-benar hancur. Benteng pertahananku yang telah aku bangun dengan susah payah, dengan air mata, dengan darah selama 1tahun ini harus hancur seketika saat dia mulai terlihat dan masuk lagi ke kehidupanku. Semua perasaanku, semua hatiku, semua rasa sayangku, semua rasa cinta mengalir dengan deras di nadiku. Mengalir dari kepala hingga ujung kaki. Menyatu dan membengkak dihatiku. Tanpa bisa ku cegah lagi, perasaan itu muncul lagi. Muncul dengan bentuk yang baru. Muncul dengan frekuensi lebih besar tanpa bisa aku cegah meskipun aku tahu, aku takkan bisa memilikinya lagi.

Senin, 19 November 2012

KETOLOLAN Atas Cintamu

 Cinta itu memang indah. Memberikan hidup bagi yang sudah membutuhkan nyawa. Memberikan oksigen bagi yang sesak dalam kesunyian. Memberikan warna pada kanvas kehidupan yang tanpa warna. Memberikan cahaya bagi gelapnya jalan keterpurukan.
 Namun bukan cinta namanya kalau tak memberikan kepahitan. Kesedihan. Sakit hati. Cinta dapat juga diibaratkan bagaikan silet yang menyayat-nyayat hati. Cinta juga karbondioksida saat situasinya telah diujung tanduk.
 Cinta adalah segalanya. Semuanya. Segalanya yang ada di dunia. Karena cinta ada kehidupan. Namun karena cinta juga ada kematian. Cinta juga penting. Tanpa cinta tidak ada kebahagiaan. Cinta juga racun, yang dapat merusak akal sehat setiap insan.
 Namun sekarang yang menjadi pertanyaan, apakah adil jika karena cinta buta seseorang dapat memutuskan tali persahabatan bersama sahabatnya? Hanya karena seorang cowok, layakkah seorang cewek yang memiliki sahabat memutuskan tali persahabatan mereka karena cowok itu menyuruhnya menjauh dari sahabatnya? Cintakah itu namanya jika harus menekan perasaan pasangannya, dan menyuruh memilih antara pacarnya dan sahabatnya? Cintakah itu namanya jika hanya dengan masalah kecil dibesar-besarkan? Cintakah itu namanya jika saat masih bersama cowok itu kau harus terluka? Itu bukan cinta, hanya obsesi atas penantian sosok cowok yang kau idamkan. Itu bukan cinta yang telah membuatmu gelap mata sehingga mengabaikan segala larangan untuk kalian menyatu. Itu bukan cinta yang telah membuatmu memutuskan tali persahabatan mu dengan sahabatmu! Itu hanya KETOLOLAN!

Sabtu, 17 November 2012

Tentang Kita

Lentera ku adalah kamu
dikala aku tersesat
menjadi arah disaat jalan ku gamang
penyokong hari-hariku atas khilaf masa lalu
atas masa silam
namun, seulas senyummu bercerita
tentang ada batas di antara rasa
sungguh sepenuh hari aku mendambamu,
aku mencintaimu
percayalah usah ragu
bahwa kita punya rasa senada
seperti di setiap senja
yang bercerita tentang kita apa adanya tentang langit,
tentang pantai,
tentang warna bumi yang semestinya
karena hanya di setiap hadirmu
kembali kusimpul
setitik keyakinan
dan di sejuknya senyumanmu
ada keikhlasan yang sempurna
jangan biarkan ku kembali
ke lembah kehampaan dalam kebisuan
biarlah masa lalu membeku,
biarkan masa silam hanya tembok
dan persahabatan adalah jembatan
untuk sadari kita ada
kurajuk engkau
yakinlah rasa kita menyatu,
rasa ini nyata
dan jika mencintaimu kesalahan,
jangan ajari aku kebenarannya
biarkan dunia tahu kamu milikku
dan aku milik mu
ku ingin hanya dirimu ada di setiap langkah hidupku
mengarungi semestamu
dalam warna yang sudah kita miliki
menuai kehangatan di setiap kehadiranmu
menjadikan cinta ini menjadi kesempurnaan
tentang kita,
separo jiwaku
aku mencintaimu...

Rabu, 31 Oktober 2012

Perbedaan = Warna

Saat malam menjelang, bumi dibagian barat sudah akan bergegas untuk menyambut sang mentari menyelimuti mereka. Saat pagi menjelang, bumi dibagian barat sudah akan bersiap untuk merebahkan badan dan mengucapkan selamat malam pada sang rembulan.
Semuanya silih berganti. Timur dan barat. Utara dan selatan. Pagi dan malam. Semuanya yang ada didunia ini memiliki perbedaan. Namun bisakah kita memisahkan perbedaan itu?
Layaknya lebah dan bunga. Seperti gula dan semut. Bagaikan amplop dan perangko. Semuanya saling melengkapi dan membutuhkan meskipun berbeda.
Namun mengapakah perbedaan yang ada di diri manusia yang harus membatasi mereka yang ingin bersatu? Perbedaan harta. Perbedaan Kasta. Perbedaan derajat. Perbedaan agama. Perbedaan pendapat. Perbedaan fisik. Perbedaan latar belakang. Kenapa itu harus menjadi penghalang bagi sang cinta untuk bersatu?
Apakah dengan perbedaan itu cinta akan mati? Cinta yang tulus takkan mati hanya dengan perbedaan. Cinta tulus itu akan menerima segala perbedaan sebagai warna-warni yang terlukis indah di kanvas hati kedua sejoli. Tanpa perbedaan segala sesuatunya akan hambar. Bagaikan makanan tanpa garam.
Jadikan perbedaan itu bukan sebagai penghalang untuk mendapatkan sesuatu baik itu cinta, cita-cita, atau apa pun itu. Tapi jadikanlah perbedaan itu sebagai seperti insulin yang semakin mendorong untuk kita semakin dekat dengan apa yang kita mau selagi itu positif. Karena perbedaan itu adalah warna :)

Selasa, 18 September 2012

Malam Berkabung

Malam berkabung. Berkabung bukan berarti aku kehilangan seseorang karena meninggal. Berkabung ku karena aku kehilangan mu. Berkabung ku karena aku kehilangan tempat hatiku. Berkabung ku karena aku kehilangan hati mu. Berkabung ku karena kau. Berkabung ku karena dirimu.
Kehilangan perhatianmu. Kehilangan pandanganmu. Kehilangan tawamu. Kehilangan senyumanmu. Kehilangan rayuanmu yang selalu sukses membuat ku melambung tinggi ke angkasa. Kehilangan hati mu. Kehilangan cintamu.
Dapatkah sesungguhnya ini ku sebut kehilangan? Dapatkah sesungguhnya ini ku katakan berkabung? Yang pada kenyataannya perhatian mu, pandanangan mu, tawamu, senyumanmu, rayuanmu, hati mu, bahkan cintamu hanyalah harapan ku saja. Hanya hidup di dunia khayalanku saja, hanya terwujud di imajinasiku saja, hanya nyata di dunia fatamorgana yang ku buat sendiri di pikiranku.
Perhatianmu, pandanganmu, tawamu, senyumanmu, rayuanmu, hatimu, bahkan cintamu, semuanya yang ada padamu hanyalah semu. Aku hanya bisa mengharapkan mu bersama ku dalam mimpiku saja. Namun nyatanya aku hanya menanti bayangan mu saja.
Harapan yang selalu kau berikan itu pun hanyalah semu. Semuanya. Perhatianmu, pandanganmu, tawamu, senyumanmu, rayuanmu, hatimu, ternyata hanyalah semu. Harapan palsu belaka. You just give me the fake love. You always give and take your love, but that's just the fake love. Thank you for all. Now my decision to forget you now and forever. :(